Kesehatan Mental
Kesehatan mental adalah kondisi dimana kita bisa menyadari potensi kita, menghadapi stress sehari-hari, dan bisa bekerja secara produktif dan menghasilkan kontribusi yang baik ke masyarakat. Menurut undang-undang No.18 tahun 2004 kesehatan mental adalah kondisi dimana seseorang dapat berkembang secara fisik, mental, spritual dan sosial, sehingga dapat menyadari kemampuannya mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya.
Kesehatan mental menurut seorang ahli kesehatan Merriam Webster, merupakan suatu keadaan emosional dan psikologis yang baik, dimana individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Inti dari kesehatan mental sendiri adalah lebih pada keberadaan dan pemeliharaan mental yang sehat. Akan tetapi, dalam praktiknya seringkali kita temui bahwa tidak sedikit praktisi di bidang kesehatan mental lebih banyak menekankan perhatiannya pada gangguan mental daripada mengupayakan usaha-usaha mempertahankan kesehatan mental itu sendiri.
Kesehatan mental seseorang dipengaruhi oleh dua faktor, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Yang termasuk faktor internal antara lain kepribadian, kondisi fisik, perkembangan dan kematangan, kondisi psikologis, keberagamaan, sikap menghadapi problema hidup, dan keseimbangan dalam berfikir. Adapun yang termasuk faktor ekstemal antara lain: keadaan ekonomi, budaya, dan kondisi lingkungan, baik lingkungan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pendidikan
Diantara kedua faktor di atas, yang paling dominan pengaruhnya adalah faktor internal dibandingkan dengan faktor eksternal. Hal tersebut menjelaskan bahwa sesungguhnya ketenangan hidup, ketenteraman jiwa atau kebahagiaan batin, tidak banyak tergantung kepada faktor-faktor luar seperti keadaan sosial, ekonomi, politik, adat kebiasaan, dan sebagainya; akan tetapi lebih tergantung kepada cara dan sikap menghadapi faktor-faktor tersebut.
Mengapa menjaga kesehatan mental penting? Karena ketika kita sehat secara mental maka kita akan menerima diri apa adanya, mampu beradaptasi, berkembang, dan mengekspresikan diri, dan mampu menghargai orang lain. Adapun gejalan gangguang mental antara lain perubahan pola makan, perubahan mood yang ekstrem, perubahan ritme tidur yang ekstrem, dan lain-lain.
Apa yang harus dilakukan saat orang terdekat terkena gangguan mental? Pertama yaitu memahami gejala gangguan mental. Anggota keluarga harus memahami gejala-gejala yang dialami penderita gangguan mental. Seperti ketidakmampuan untuk berpartisipasi dilingkungan sosial, masalah ingatan, dan lain-lain. Kedua yaitu tetap tenang. Tetap tenang terutama dihadapan si penderita. Mempertlihatkan emosi negatif di depan penderita gangguan mental dapat memancing emosinya.
Beberapa langkah sederhana bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental. Dengan melakukan perubahan ini, maka dapat dipastikan hal ini memengaruhi semua aspek kehidupan. Dengan menjaga kesehatan mental, maka akan merasakan beberapa efeknya seperti suasana hati yang membaik, membangun ketahanan, dan membantu menikmati hidup secara keseluruhan.
Katakan hal positif pada diri sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa cara kamu berpikir tentang diri sendiri dapat memiliki efek yang kuat pada kejiwaan kamu. Ketika kita memandang diri kita dan hidup kita secara negatif, maka kita juga merasakan efek negatifnya. Sebaliknya, jika membiasakan diri menggunakan kata-kata yang membuat lebih positif, maka hal ini membuat kamu lebih optimis
Olahraga. Tubuh akan melepaskan endorfin yang membantu menyingkirkan stres dan meningkatkan suasana hati kamu sebelum dan sesudah berolahraga. Itulah sebabnya olahraga adalah cara penangkal stres, kecemasan, dan depresi yang ampuh. Carilah cara-cara kecil untuk menambah aktivitas olahraga, seperti naik tangga, atau jalan kaki ke tempat yang dekat. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, lakukan olahraga setidaknya 30 menit setiap hari, dan coba melakukannya di luar ruangan. Paparan sinar matahari juga membantu tubuh menghasilkan vitamin D, yang meningkatkan tingkat serotonin di otak.
Istirahat. Pada saat-saat semua pekerjaan terasa seperti terlalu banyak, menjauhlah, dan lakukan apa pun kecuali hal yang membuat kamu semakin stres, setidaknya sampai kamu merasa sedikit lebih baik. Terkadang hal terbaik untuk dilakukan adalah latihan pernapasan sederhana: Tutup mata dan ambil 10 tarikan napas dalam-dalam. Untuk masing-masing tarikan napas, hitung sampai empat saat menarik napas, tahan selama empat hitungan, dan buang napas untuk empat hitungan. Hal ini bekerja baik untuk membantu kamu melawan stres.
Jadi mulai sekarang, lakukan berbagai langkah-langkah positif sederhana untuk menjaga kesehatan mental . Cara menjaga kesehatan mental seperti yang disebutkan diatas tidaklah sulit dilakukan, hanya memerlukan menerapkannya secara bertahap dan penuh ketelatenan dalam menerapkannya supaya mendapatkan manfaat jangka panjang.
Komentar
Posting Komentar